Mengenal Serangan Ransomware

16 November 2022

Mengenal Serangan Ransomware

Teknologi tumbuh setiap hari, tetapi serangan ransomware akan tetap menjadi ancaman yang signifikan pada tahun 2022. Masalah seperti itu mempengaruhi organisasi di banyak negara, termasuk Indonesia.

Studi menunjukkan bahwa sekitar 31% perusahaan menutup atau menangguhkan aktivitas mereka karena serangan ransomware pada tahun 2022. Itu karena biaya penanganan efek ini di berbagai bisnis tidak murah.

Nah, di sini kamu akan mengetahui tren serangan ransomware di Indonesia pada tahun 2022 dan biaya keamanan siber di tahun 2022. Selain itu, Anda akan belajar tentang jenis bisnis yang rentan terhadap serangan ransomware.

Serangan Ransomware di Indonesia tahun 2022

Seperti negara-negara lain di dunia, perusahaan-perusahaan Indonesia yang merangkul teknologi juga menghadapi serangan ransomware. Sejauh ini pada tahun 2022, negara ini telah mengalami lebih dari 700 juta serangan siber.

Lebih dari sepertiga serangan datang pada paruh pertama tahun 2022. Kasus-kasus ini melibatkan penjahat yang meminta tebusan kepada perusahaan yang terkena dampak untuk merilis data penting mereka. Pada Januari saja, berbagai organisasi melaporkan 272.962.734 kasus. Indonesia memiliki jumlah yang tinggi ini karena penyerang memiliki waktu yang mudah untuk mengembangkan aktivitas mereka dan mengeksploitasi organisasi yang tidak aman. 

Namun pada Februari, angka-angka yang mengkhawatirkan ini menghadapi tren penurunan. Sebagian besar serangan ini sekarang memiliki rekor kurang dari 100 juta serangan per bulan. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan sekarang berusaha menjaga keamanan data mereka dari ketidakamanan dunia maya.

Serangan Ransomware di Cloud

Banyak bisnis mengadopsi teknologi cloud yang hebat. Jadi, penjahat dunia maya mengarahkan banyak serangan ransomware mereka ke komputasi awan.

Peretas komputer cloud meminta pembayaran melalui cryptocurrency dan bentuk pembayaran elektronik baru lainnya. Itu karena perusahaan Anda tidak akan dapat melacak detail mereka setelah transaksi.

Penyimpanan cloud Anda akan menjadi sasaran empuk bagi penjahat karena kesederhanaan dan aksesibilitasnya. Selain itu, peretas menggunakan cara teknis dan teknik untuk mengakses data perusahaan Anda secara ilegal. Ingat, penjahat hanya akan mendekripsi data berharga Anda setelah Anda mengabulkan keinginan mereka. 

Tapi tetap saja, Anda dapat melindungi penyimpanan cloud Anda dari serangan ransomware. Langkah-langkah ini berkisar pada identitas, perlindungan, deteksi, respons, dan pemulihan. Mereka akan membantu data organisasi Anda menjadi aman saat Anda melayani klien Anda.

Biaya Sebenarnya dari Keamanan Siber pada tahun 2022

Berinvestasi dalam melindungi bisnis Anda dari serangan siber itu mahal tetapi sepadan. Di sini, Anda akan fokus pada lebih dari satu garis pertahanan.

Mulailah dengan melatih karyawan Anda tentang menggunakan penyimpanan cloud bersama. Pastikan Anda menunjukkan kepada mereka cara mengidentifikasi berbagai ancaman ransomware. Beberapa strategi untuk menemukan bahaya memerlukan enkripsi informasi penting dan mempelajari cara mencuri data sebelum mengenkripsinya.

Sebagai manajer, investasikan lebih banyak sumber daya dalam memperbarui penyimpanan cloud Anda. Ini mengurangi kemungkinan peretas mencapai data Anda melalui malware.

Pertimbangkan untuk mencadangkan data bisnis Anda dan menggunakan teknologi pemulihan ransomware. Informasi perusahaan Anda akan aman dari serangan ini.

Jenis Bisnis yang Rentan Terhadap Serangan Ransomware

Saat ini, setiap bisnis yang menggunakan teknologi modern untuk menjalankan aktivitasnya menghadapi ancaman serangan ransomware. Tetapi serangan itu menargetkan sebagian besar lembaga keuangan dan pemerintah daerah. 

Tempat-tempat tersebut memiliki informasi penting yang mempengaruhi publik, siapa pelanggan mereka. Misalnya, pada tahun 2022, 30% serangan masuk ke institusi akademik dan kantor pemerintah di Indonesia. Selain itu, sektor swasta dan firma hukum merasakan sakitnya ancaman ransomware.

Teknologi berkembang setiap hari. Ini adalah tren positif, tetapi banyak ancaman menyertainya. Serangan ransomware adalah salah satu dari banyak masalah yang mempengaruhi pertumbuhan positif dalam teknologi. Tetapi perusahaan yang menggunakan komputasi awan paling merasakan sakit dari serangan ransomware. Bisnis-bisnis ini memotong sektor swasta dan pemerintah. Berinvestasi lebih banyak dalam keamanan siber mengurangi risiko serangan ransomware dalam organisasi.

Jadi, jika bisnis Anda bergantung pada komputasi awan, Anda tidak perlu khawatir tentang serangan ransomware. Kami akan memberi Anda layanan cloud yang aman. Kunjungi halaman kami untuk mempelajari lebih lanjut.

Apakah informasi ini membantu?

Artikel Populer

29 Desember 2021
Mengelola Big Data dengan Telkom Big Box

Read More...